Surprise Me!

Seishun Buta Yarou wa Bunny Girl Senpai no Yume wo Minai Episode 12

BD Sub Sub Dirilis pada Desember 6, 2023 · series Seishun Buta Yarou wa Bunny Girl Senpai no Yume wo Minai BD
Perluas
Matikan Lampu
Download
◈ Download Aplikasi Shianime Disini
◈ Server VVIP ngeleg? Stuck? Loading lebih dari 1 menit? » Reload ⟳
◈ Dapatkan Info Update terbaru melalui Channel Telegram
◈ Bookmark domain kita biar gampang balik lagi kesini!

Tonton Seishun Buta Yarou wa Bunny Girl Senpai no Yume wo Minai Episode 12 subtitle Indonesia dalam format video berkualitas 360p hingga 720p. Episode ini merupakan bagian dari Seishun Buta Yarou wa Bunny Girl Senpai no Yume wo Minai BD yang bisa kamu nikmati secara gratis di Shianime tanpa iklan mengganggu. Kami menyediakan tautan download dan streaming yang cepat dan stabil, cocok untuk kamu yang ingin nonton anime favorit dengan mudah. Ikuti terus update terbaru hanya di Shianime.

Download Seishun Buta Yarou wa Bunny Girl Senpai no Yume wo Minai Episode 12

Episode 12

720p ShiaDrive
480p ShiaDrive
360p ShiaDrive

Seishun Buta Yarou wa Bunny Girl Senpai no Yume wo Minai BD

Rascal Does Not Dream of Bunny Girl Senpai, AoButa, 青春ブタ野郎はバニーガール先輩の夢を見ない
Rating 8.24
Status: Completed Studio: Dirilis: Okt 04, 2018 Durasi: 24 min. per ep. Season: Tipe: BD Episode: 13 Kredit: Pucuk Director: Casts: , , , , , , , , ,
“Sindrom Pubertas” merupakan sebuah sindrom aneh yang hanya dimiliki oleh orang-orang disaat masa puber. Sakuta Azusagawa, suatu hari ia bertemu dengan gadis bernama Mai Sakurajima (Istriku?) yang merupakan kakak kelasnya sekaligus seorang aktris yang saat ini sedang hiatus. Mai merupakan salah satu gadis yang memiliki Sindrom Pubertas tersebut, dia nampak seperti gadis bertelinga kelinci. Namun keanehan yang dimiliki Mai hanya bisa dilihat oleh Sakuta. Karena itulah Sakuta dan Mai akhirnya bekerja sama untuk mencari tahu lebih dalam tentang “Sindrom Pubertas”. Selain itu, dalam perjalanannya memecahkan sindrom tersebut, perlahan Sakuta juga bertemu dengan gadis-gadis yang memiliki Sindrom yang sama seperti Mai. Bagaimanakah kisah selanjutnya?

Komentar